![]() |
| CP - TP - TAKSONOMI SOLO |
Penulis
:Kurniawan
Pengawas
Dikdas LU
Setelah kemarin kita tuntas membedah penyusunan TP mata Pelajaran matematika untuk Fase A, selanjutnya kta akan membedah fase B untuk kelas 3 dan 4, pemetaan ini langsung diintegrasikan dengan taksonomi SOLO.
Kita semua paham, tantangan di Fase B ini tensinya sedikit meningkat. Materi Matematika sudah mulai menyentuh pada angka ribuan, pecahan senilai, hingga analisis data sederhana.
Oleh karena itu, sebelum Bapak/Ibu guru merancang perangkat kelas, langkah perdana yang wajib kita selesaikan adalah menguliti Capaian Pembelajaran (CP) terbaru berdasarkan Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046 Tahun 2025.
Untuk mendowload BSKAP Nomor 046 Tahun 2025 bisa baca atikel di blog ini
- Cara Analisis CP, TP, ATP, dan KKTP Berbasis Taksonomi SOLO Panduan Sistematis dan Praktis untuk Guru
Cara Menyusun SOP Sekolah + Contoh SOP Pembelajaran dan Kehadiran Guru
PanduanLengkap Pemenuhan Standar Kompetensi Lulusan (SKL) Melalui PPEPP Di Sekolah(Dengan Contoh Pernyataan Standar)
Secara taktis, alur kerja kita di Fase B ini tetap menjaga konsistensi linearitas yang baku:
CP ➔ TP ➔ ATP ➔ KKTP
Kita pecah setiap Elemen (Bilangan, Aljabar, Pengukuran, Geometri, Analisis Data) secara langsung untuk menemukan materi esensialnya.
Setelah Tujuan Pembelajaran (TP) terbentuk, kita turunkan menjadi Indikator Ketercapaian (IKTP) sebagai jangkar utama penyusunan asesmen kelas. Dari sinilah jembatan menuju Prota, Prosem, dan Modul Ajar yang ideal bisa kita bentangkan dengan kokoh.
Silakan Bapak/Ibu guru cermati, amati, dan langsung Copy-Paste format pemetaan tabel Matematika Fase B di bawah ini. untuk disesuaikan dengan karakteristik sekolah masing-masing!
Penting juga untuk dibaca:
A. Pemetaan CP- TP- Mata Pelajaran Matematika Fase B Kelas III dan IV
|
No
|
ELEMEN |
BSKAP-CP
046 |
Kompetensi |
Materi |
Tujuan
Pembelajaran |
|
2.1 |
Bilangan |
Memiliki
pemahaman dan intuisi bilangan (number sense) pada bilangan cacah
sampai 10.000;
membaca,
menulis, membandingkan, dan mengurutkan bilangan;
menentukan
dan menggunakan nilai tempat; melakukan komposisi dan dekomposisi
bilangan cacah sampai 10.000.
melakukan
dan menyelesaikan masalah operasi bilangan penjumlahan dan pengurangan bilangan
cacah sampai 1.000;
melakukan
dan menyelesaikan masalah operasi perkalian dan pembagian bilangan cacah
sampai 100 dengan bantuan benda konkret, gambar dan simbol;
mengenal
kelipatan dan faktor.
Murid
dapat melakukan perbandingan dan pengurutan pecahan dengan pembilang satu
dan antar pecahan dengan penyebut yang sama;
mengenal
dan dapat menerapkan pecahan senilai, memiliki intuisi pecahan dan desimal, serta
dapat
menentukan
pecahan sebagai desimal dan persen
|
Pemahaman
intuisi bilangan
membaca,
menulis,
membandingkan,
mengurutkan
bilangan
menentukan
dan menggunakan
Melakukan
Menyelesaikan
Menyelesaikan Operasi
Perkalian
Menulis
angka
Mengenal
kelipatan faktor
Membandingkan
Mengurutkan
Dekomposisi (mengurai)
Mengenal
Pecahan Senilai
Menerapkan
Pecahan Senilai
Memiliki
Intusi Pecahan
Menentukan
Pecahan decimal
Mnentukan
persen
|
intuisi
bilangan (number sense) pada bilangan cacah sampai 10.000
Membaca
Bilangan
Menulis
Bilangan
Membandingkan Bilangan
Mengurutkan
Bilangan
menentukan
dan menggunakan nilai tempat komposisi
dan dekomposisi bilangan cacah sampai dengan 10.000
Operasi
penjumlahan
Operasi
Pengurangan
Operasi
penjumlahan dan pengurangan
Operasi
Perkalian
Operasi
Pembagian
Masalah
oprasi perkalian dan pembagian
kelipatan
faktor
Perbandingan
dan pengurutan pecahan
Pecahan
Senilai
Pecahan
Desimal
Merubah
Pecahan biasa ke Desimal
Merubah
Pecahan biasa ke Persen
|
TP1: Murid dapat
menunjukkan/menjelaskan intuisi bilangan cacah sampai dengan 10.000
TP
2:
Murid dapat membaca angka bilangan cacah sampai 10.000 secara tersusun
melalui tulisan ataupun lisan dengan tepat.
TP
3: Murid
dapat menuliskan bilangan cacah sampai 10.000 secara tersusun
berdasarkan sebutan yang didengar atau ditunjuk dengan tepat
TP 4. Murid dapat membandingkan
dua bilangan cacah sampai 10.000 menggunakan gambar melalui simbol matematika (>, <, =).
TP 5. Murid dapat Mengurutkan
beberapa bilangan cacah sampai 10.000 dari yang terbesar atau sebaliknya
TP
6:
Murid dapat mengurutkan nilai tempat dari bilangan cacah secara
berurut sampai 10.000 yamg disajikan secara terurai
TP 7 :Murid dapat menentukan
komposisi (menyusun) bilangan cacah s.d. 10.000.
TP8 :Murid dapat menggunakan
dekomposisi (mengurai) bilangan cacah s.d. 10.000.
TP.9 : Murid dapat Melakukan
operasi penjumlahan bilangan cacah sampai dengan 1.000.
TP.10 : Murid dapat Melakukan
operasi pengurangan bilangan cacah sampai dengan 1.000.
TP.11 : Murid dapat menyelesaikan
operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan
cacah sampai dengan 1.000 . TP. 12. Murid dapat menyelesaikan
operasi perkalian bilangan cacah 1 s.d 100 menggunakan benda- benada
kongkrit. gambar dan simbol;
TP 13: Murid dapat melakukan
operasi pembagian bilangan cacah 1 s.d 100 menggunakan benda- benada kongkrit,
gambar dan simbol;
TP 14 : Murid dapat menyelesaikan
permasalahan operasi perkalian dan pembagian bilangan cacah 1 s.d 100 menggunakan
benda- benada kongkrit, gambar dan simbol;
TP 15 : Murid dapat mengidentifikasi
faktor dari suatu bilangan cacah dengan cara mengelompokkan atau membagi
sekumpulan benda secara sama rata tanpa sisa
TP 16 :Murid dapat membandingkan
dua pecahan dengan pembilang satu (contoh: 1/2 dan 1/4) menggunakan benda
konkret atau gambar dengan tepa.
TP17 : Murid mampu
membandingkan dua pecahan dengan penyebut yang sama (contoh: 2/5 dan 4/5)
melalui penalaran visual dengan benar.
TP 18: Murid dapat mengurutkan
sekelompok pecahan yang memiliki pembilang satu dari nilai terkecil ke
terbesar, atau sebaliknya, secara logis.
TP 19 : Murid mampu
mengurutkan sekelompok pecahan yang memiliki penyebut sama secara mandiri dan
akurat
TP 20: Murid dapat mengenal
konsep pecahan senilai menggunakan berbagai representasi visual atau benda
konkret dengan tepat.
TP21 : Murid dapat menerapkan
pemahaman pecahan senilai untuk memecahkan permasalahan matematika dalam
konteks sehari-hari
TP22 : Murid dapat menunjukkan/memiliki
intuisi bilangan (number sense) dalam membandingkan atau mengestimasi
besaran pecahan dan desimal.
TP 23 : Murid dapat menentukan
atau mengubah representasi suatu nilai pecahan biasa ke dalam bentuk desimal (atau
sebaliknya) dengan tepat.
TP 24 : Murid dapat menentukan
atau mengubah representasi suatu nilai pecahan biasa ke dalam bentuk Persen (atau
sebaliknya) dengan tepat.
|
B. Tabel TP, dan Taksonomi SOLO (Fase B - Elemen Bilangan)
|
Tujuan Pembelajaran (TP) |
Taksonomi SOLO |
Alasan Singkat |
|
TP 1: Murid dapat
menunjukkan/menjelaskan intuisi bilangan cacah sampai dengan 10.000 |
Relasional |
Siswa
menghubungkan berbagai representasi dan besaran bilangan secara komprehensif. |
|
TP 2: Murid dapat
membaca angka bilangan cacah sampai 10.000 secara tersusun... |
Unistruktural |
Siswa melakukan
satu proses tunggal (mengenali dan menyuarakan lambang bilangan). |
|
TP 3: Murid dapat
menuliskan bilangan cacah sampai 10.000 secara tersusun... |
Unistruktural |
Siswa mengubah
satu bentuk (suara/tunjuk) ke bentuk tulisan. |
|
TP 4: Murid dapat
membandingkan dua bilangan cacah sampai 10.000 menggunakan simbol... |
Relasional |
Siswa menganalisis
hubungan (lebih besar/kecil) antara dua kuantitas. |
|
TP 5: Murid dapat
mengurutkan beberapa bilangan cacah sampai 10.000... |
Relasional |
Siswa
membandingkan dan mengintegrasikan posisi beberapa bilangan secara logis. |
|
TP 6: Murid dapat
mengurutkan nilai tempat dari bilangan cacah secara berurut... |
Relasional |
Siswa mengaitkan
hubungan struktural nilai tempat suatu bilangan. |
|
TP 7: Murid dapat
menentukan komposisi (menyusun) bilangan cacah s.d. 10.000. |
Multistruktural |
Siswa
menggabungkan beberapa bagian (ribuan, ratusan, dst) menjadi satu kesatuan. |
|
TP 8: Murid dapat
menggunakan dekomposisi (mengurai) bilangan cacah s.d. 10.000. |
Multistruktural |
Siswa memecah satu
bilangan menjadi beberapa elemen nilai tempat penyusunnya. |
|
TP 9: Murid dapat
melakukan operasi penjumlahan bilangan cacah s.d 1.000. |
Multistruktural |
Siswa mengeksekusi
serangkaian algoritma atau prosedur hitung secara berurutan. |
|
TP 10: Murid dapat melakukan operasi pengurangan bilangan cacah s.d 1.000. |
Multistruktural |
Siswa mengeksekusi
prosedur hitung (peminjaman/pengurangan beruntun). |
|
TP 11: Murid dapat menyelesaikan masalah operasi penjumlahan dan
pengurangan... |
Relasional |
Siswa
menerjemahkan konteks masalah dan menghubungkannya dengan operasi hitung. |
|
TP 12: Murid dapat menyelesaikan operasi perkalian bilangan cacah 1 s.d
100... |
Multistruktural |
Siswa menggunakan
prosedur/alat bantu untuk mengeksekusi perhitungan. |
|
TP 13: Murid dapat melakukan operasi pembagian bilangan cacah 1 s.d 100... |
Multistruktural |
Siswa menjalankan
prosedur pembagian. |
|
TP 14: Murid dapat menyelesaikan permasalahan operasi perkalian dan
pembagian... |
Relasional |
Siswa mengaitkan
informasi dari suatu masalah menjadi model matematika dan menyelesaikannya. |
|
TP 15: Murid dapat mengidentifikasi faktor dari suatu bilangan cacah... |
Multistruktural |
Siswa melakukan
beberapa percobaan pembagian/pengelompokan untuk mencari faktor. |
|
TP 16: Murid dapat membandingkan dua pecahan dengan pembilang satu... |
Relasional |
Siswa menganalisis
besaran dua bagian pecahan yang berbeda. |
|
TP 17: Murid mampu membandingkan dua pecahan dengan penyebut yang sama... |
Relasional |
Siswa melihat
keterkaitan besaran pembilang saat penyebutnya konstan. |
|
TP 18: Murid dapat mengurutkan sekelompok pecahan yang memiliki pembilang
satu... |
Relasional |
Siswa menyusun
urutan logis dari beberapa nilai pecahan. |
|
TP 19: Murid mampu mengurutkan sekelompok pecahan yang memiliki penyebut
sama... |
Relasional |
Siswa menyusun
urutan logis dari beberapa nilai pecahan. |
|
TP 20: Murid dapat mengenal konsep pecahan senilai menggunakan representasi
visual... |
Multistruktural |
Siswa
mengidentifikasi beberapa karakteristik visual yang menunjukkan nilai sama. |
|
TP 21: Murid dapat menerapkan pemahaman pecahan senilai untuk memecahkan
permasalahan... |
Relasional |
Siswa mengaitkan
konsep pecahan senilai dengan konteks permasalahan sehari-hari. |
|
TP 22: Murid dapat menunjukkan/memiliki intuisi bilangan (number sense)...
pecahan dan desimal. |
Relasional |
Siswa memahami
hubungan konseptual yang mendalam antar berbagai bilangan. |
|
TP 23: Murid dapat menentukan/mengubah pecahan biasa ke desimal. |
Relasional |
Siswa mengaitkan
bahwa kuantitas yang sama dapat direpresentasikan dalam dua format. |
|
TP 24: Murid dapat menentukan/mengubah pecahan biasa ke Persen. |
Relasional |
Siswa mengaitkan
kuantitas pecahan ke dalam bentuk per-seratus. |
C. Tabel TP, dan Taksonomi SOLO (Fase B - Elemen Bilangan)
|
No
|
ELEMEN |
BSKAP-CP
046 |
Kompetensi/ Materi |
Tujuan
Pembelajaran |
Taksonomi Solo |
|
2.2 |
Aljabar
|
Menemukan nilai yang
tidak diketahui dalam kalimat matematika yang melibatkan penjumlahan dan
pengurangan pada bilangan cacah sampai 100, dengan menggunakan sifat-sifat
bilangan dan operasinya. |
Menemukan kalimat matematika
|
TP 1: Murid dapat menemukan kalimat
matematika yang memuat nilai yang belum diketahui dari sebuah masalah
sehari-hari. |
Relasional |
|
Menemukan penjumlahan dan pengurangan
|
TP 2: Murid dapat menemukan nilai yang
belum diketahui dalam kalimat matematika yang melibatkan operasi penjumlahan
bilangan cacah sampai 100. |
Multistruktural
|
|||
|
Oprasi Pengurangan |
TP 3: Murid dapat menemukan nilai yang
belum diketahui dalam kalimat matematika yang melibatkan operasi pengurangan
bilangan cacah sampai 100. |
Multistruktural
|
|||
|
Operasi Penjumlahan |
TP 4: Murid dapat menggunakan sifat
hubungan antara penjumlahan dan pengurangan (invers) untuk menyelesaikan
soal. |
Relasional |
|||
|
|
Aljabar |
Murid dapat mengidentifikasi,
meniru, dan mengembangkan pola gambar atau objek sederhana dan pola
bilangan membesar dan mengecil yang dapat melibatkan penjumlahan dan
pengurangan pada bilangan cacah sampai 100. |
Mengidentifikasi pola gambar atau objek sederhana
|
TP 5: Murid dapat mengidentifikasi aturan
dari suatu pola gambar atau objek sederhana. |
Unistruktural |
|
Meniru pola gambar atau objek sederhana
|
TP 6: Murid dapat meniru dan melanjutkan
pola gambar atau objek sederhana secara berurutan dan tepat. |
Multistruktural |
|||
|
Mengembangkan pola gambar atau objek sederhana |
TP 7: Murid dapat mengidentifikasi aturan
pola bilangan membesar (penjumlahan) dan mengecil (pengurangan) pada bilangan
cacah sampai 100. |
Unistruktural) |
|||
|
TP 8: Murid dapat mengembangkan
(melanjutkan) pola bilangan membesar dan mengecil hingga batas bilangan 100. |
Multistruktural (Menguasai dan melakukan
perhitungan secara berulang) |
||||
|
|
|
|
Melibatkan Penjumlahan dan penguranagn bilangan |
TP 9: Murid dapat membuat (berkreasi) pola
gambar atau pola bilangannya sendiri yang melibatkan konsep
penjumlahan atau pengurangan. |
Abstrak Diperluas
(Extended Abstract) |
|
2.3 |
Pengukuran |
Mengukur panjang dan berat benda menggunakan
satuan baku; menentukan hubungan antar-satuan baku panjang (cm, m)
dan antar-satuan berat (g, kg); serta mengukur dan mengestimasi luas
dan volume menggunakan satuan tidak baku dan satuan baku berupa
bilangan cacah. |
Mengukur panjang dan berat benda menggunakan
satuan baku |
Murid dapat Mengukur Panjang dengan
menggunakan satuan Baku |
|
|
2.4 |
Geometri |
Mendeskripsikan ciri berbagai bentuk bangun datar
(segiempat, segitiga, segi banyak); menyusun (komposisi) dan mengurai
(dekomposisi) berbagai bangun datar dengan lebih dari satu cara jika
memungkinkan. |
Mendeskripsikan ciri berbagai bentuk bangun datar
(segiempat, segitiga, segi banyak); |
Murid dapat Mendeskripsikan ciri bangun datar segiempat |
|
|
|
Analisis Data dan Peluang |
Mengurutkan,
membandingkan, menyajikan, menganalisis dan menginterpretasi data dalam bentuk tabel, diagram
gambar, piktogram, dan diagram batang (skala satu satuan). |
|
|
|
D.
Referensi :
Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan. (2025). Keputusan Kepala
Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan Kementerian Pendidikan Dasar
dan Menengah Nomor 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran pada Pendidikan
Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah.
Jakarta: Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Untuk mengunduh dokumen PDF resmi Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 secara utuh,
Anda bisa mengaksesnya langsung melalui
panduan unduh yang telah saya sediakan di artikel sebelumnya di sini:
