![]() |
| PENYUSUNAN ATP IPAS FASE B |
Penulis : Kurniawan
A. Proses Berpikir Penyusunan ATP
Sebelum saya memberikan contoh konkret ATP, kita harus memahami dasar pemikiran bagaimana menyusunnya. Pada prinsipnya, penyusunan ATP memberikan kemerdekaan kepada Bapak dan Ibu Guru.
Sebagai contoh pada Fase A, guru kelas 1 dan kelas 2 dapat berkolaborasi dalam menganalisis CP menjadi TP, untuk selanjutnya menentukan ATP-nya bersama-sama, Begitu juga dengan Fase B dan C.
- Menyusun CP-TP-ATP dan KKTP Berbasis Taksonomi SOLO
- Panduan Menyusun Prota
- Menyusun Jadwal Pelajaran Kurikulum Merdeka
- COPY CP 046 IPAS FASE B Lengkap dengan Taksonomi SOLO
- Contoh Asesmen Diagnostik Non-Kognitif: Pemetaan Gaya Belajar & 8 Kecerdasan Siswa siap Copy.
Cara Menyusun RKT Sekolah SD/SMP/SMA 2026 (Lengkap + Contoh )
- OPY CP 046 MATEMATIK FASE A Lengkap dengan Taksonomi SOLO
- OPY CP 046 Matematika FASE B Lengkap dengan Taksonomi SOLO
B. Pentingnya CP dalam Mengelola Pembelajaran
Setelah TP selesai disusun, Bapak dan Ibu juga harus menyusun indikator ketercapaian TP tersebut yang kita sebut dengan KKTP (Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran).
Jadi, mindset dalam mengelola pembelajaran bukan lagi sekadar membawa buku teks dan mengajarkannya berurutan sesuai halaman, kecuali jika materi dalam buku tersebut memang sudah tersusun sesuai dengan kompetensi CP yang berlaku (misalnya CP 046).
Dari CP inilah kita mengetahui ruang lingkup materi yang akan diajarkan, sementara buku hanya berfungsi sebagai referensi tambahan dalam mengajar.
C. Menyusun Alur Tujuan Pembelajaran Secara sederhana
Kesimpulannya, ATP adalah proses mengurutkan Tujuan Pembelajaran (TP). Perhatikan ilustrasi gambar penyusunan ATP di bawah ini:
| Alur ATP dari TP |
Selanjutnya, kita akan memasukkan susunan tersebut ke dalam format tabel. Untuk contoh konkret pada mata pelajaran IPAS, silakan lihat pada bagian paling bawah artikel ini.
D. Apa yang Perlu Diperhatikan dalam Menyusun ATP?
- Alur Tujuan Pembelajaran dikembangkan per fase, untuk selanjutnya ditetapkan alokasi per tahunnya.
- Alur Tujuan Pembelajaran perlu dikembangkan secara kolaboratif. Apabila pendidik mengembangkannya secara mandiri, maka perlu adanya kolaborasi lintas kelas/tingkatan dalam satu fase, atau dirancang bersama tim pendidik (seperti MGMP/KKG) di satuan pendidikan masing-masing.
- Alur Tujuan Pembelajaran dikembangkan sesuai dengan karakteristik dan kompetensi khusus pada setiap mata pelajaran.
- Alur Tujuan Pembelajaran harus selalu fokus pada pencapaian pembelajaran siswa.
- Urutan Tujuan Pembelajaran dapat ditunjukkan dengan penomoran atau kode huruf (misalnya TP 1, atau P.1 untuk materi Pecahan). Format ini disesuaikan dengan kebutuhan dan tidak mutlak harus baku.
- Pengurutan dilakukan berjenjang, misalnya dari yang konkret ke abstrak (dimulai dari pengajaran konten yang terlihat nyata dan mudah, menuju materi yang lebih mendalam dan abstrak).
E. Contoh Bentuk Tabel ATP Ingat, format tabel ATP ini tidak kaku.
|
No |
Elemen/Unit
Pembelajaran |
Topik/Materi |
Kode
Aktivitas |
Aktivitas
(Level Taksonomi SOLO) |
Waktu |
|
1 |
Tubuh dan Pancaindra |
Mengenal Pancaindra |
IPAS-B-01 |
Menyebutkan 5 indra
manusia dan bagian-bagiannya secara tepat (Unistructural). |
2 JP |
|
2 |
Tubuh dan Pancaindra |
Fungsi Pancaindra |
IPAS-B-02 |
Menjelaskan fungsi
masing-masing pancaindra dalam aktivitas sehari-hari (Multistructural). |
2 JP |
|
3 |
Tubuh dan Pancaindra |
Keterkaitan Indra |
IPAS-B-03 |
Mengaitkan peran dua
indra atau lebih dalam mengenali suatu benda/fenomena melalui pengamatan
(Relational). |
4 JP |
|
4 |
Tubuh dan Pancaindra |
Merawat Tubuh |
IPAS-B-04 |
Merumuskan solusi atau
cara merawat pancaindra dari potensi bahaya di lingkungan sekitar (Extended
Abstract). |
4 JP |
|
5 |
Makhluk Hidup |
Tahap Pertumbuhan |
IPAS-B-05 |
Mengidentifikasi
tahapan siklus hidup pada satu jenis hewan peliharaan (Unistructural). |
2 JP |
|
6 |
Makhluk Hidup |
Beragam Siklus |
IPAS-B-06 |
Membandingkan tahapan
siklus hidup antara hewan dan tumbuhan di lingkungan sekitar
(Multistructural). |
4 JP |
|
7 |
Makhluk Hidup |
Rantai Kehidupan |
IPAS-B-07 |
Menganalisis hubungan
antara siklus hidup suatu makhluk dengan pelestarian lingkungannya
(Relational). |
4 JP |
|
8 |
Makhluk Hidup |
Aksi Pelestarian |
IPAS-B-08 |
Merancang kampanye
sederhana berupa poster untuk melindungi ekosistem dan siklus hidup hewan
langka (Extended Abstract). |
4 JP |
|
9 |
Gaya dan Gerak |
Konsep Dasar Gaya |
IPAS-B-09 |
Mendemonstrasikan
pengertian gaya tarikan dan dorongan pada benda (Unistructural). |
2 JP |
|
10 |
Gaya dan Gerak |
Jenis-jenis Gaya |
IPAS-B-10 |
Mengklasifikasikan
jenis-jenis gaya (otot, gesek, magnet, gravitasi) dari percobaan sederhana
(Multistructural). |
4 JP |
|
11 |
Gaya dan Gerak |
Pengaruh Gaya |
IPAS-B-11 |
Menjelaskan hubungan
antara besarnya gaya dengan perubahan bentuk atau arah gerak benda
(Relational). |
4 JP |
|
12 |
Gaya dan Gerak |
Aplikasi Gaya |
IPAS-B-12 |
Menciptakan alat atau
mainan sederhana yang memanfaatkan minimal dua jenis gaya (Extended
Abstract). |
6 JP |
|
13 |
Energi di Sekitar |
Bentuk Energi |
IPAS-B-13 |
Menyebutkan berbagai
bentuk energi yang sering digunakan di rumah (Unistructural). |
2 JP |
|
14 |
Energi di Sekitar |
Perubahan Energi |
IPAS-B-14 |
Mengidentifikasi ragam
perubahan bentuk energi pada alat-alat elektronik (Multistructural). |
4 JP |
|
15 |
Energi di Sekitar |
Hukum Energi |
IPAS-B-15 |
Menyimpulkan bahwa
energi tidak hilang melainkan berubah bentuk melalui eksperimen kelompok
(Relational). |
4 JP |
|
16 |
Energi di Sekitar |
Penghematan Energi |
IPAS-B-16 |
Mendesain prosedur
atau aturan penghematan energi yang dapat diterapkan di sekolah (Extended
Abstract). |
4 JP |
|
17 |
Nilai Kehidupan |
Mata Uang |
IPAS-B-17 |
Mengenali simbol
nominal mata uang yang berlaku dan penggunaannya (Unistructural). |
2 JP |
|
18 |
Nilai Kehidupan |
Nilai Tukar |
IPAS-B-18 |
Menguraikan fungsi
uang sebagai alat tukar dan satuan hitung dalam jual beli (Multistructural). |
2 JP |
|
19 |
Nilai Kehidupan |
Kebutuhan vs Keinginan |
IPAS-B-19 |
Menganalisis perbedaan
antara kebutuhan pokok dan keinginan berdasarkan skala prioritas
(Relational). |
4 JP |
|
20 |
Nilai Kehidupan |
Pengelolaan Uang |
IPAS-B-20 |
Mensimulasikan cara
mengelola uang jajan atau saku secara bijak dalam bentuk buku kas sederhana
(Extended Abstract). |
6 JP |
Seetelah Langkah ini selesai, bapak dan ibu bisa Menyusun Program Semester, selamat mencoba bapak dan ibu guru hebat.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar